Monday, August 22, 2011

Orang Cantik Lebih Egois?

Berbanggalah jika Anda sering mendapat pujian sebagai orang yang cantik dan memiliki inner beauty. Meski tidak bisa disamakan, tetapi sebuah penelitian menyebutkan orang yang dianugerahi fisik rupawan biasanya lebih egois.



Seperti dilaporkan oleh situs the Guardian, penelitian menemukan orang-orang yang terlahir dengan bentuk wajah simetris alias menarik lawan jenisnya, biasanya lebih fokus pada hal-hal yang menjadi minatnya ketimbang bekerja sama dengan orang lain. Hasil penelitian ini dibuat berdasarkan tes yang diberikan pada partisipan studi.



Dalam penelitian itu dua orang responden diberi pilihan untuk menjadi "burung merpati" dan bekerjasama dengan orang lain untuk hasil yang baik, atau menjadi "burung elang" yang egois dengan kesempatan meraih hasil lebih besar lagi jika lawannya memilih menjadi "burung merpati".



Kemudian para peneliti menganalisa wajah para responden. Hasilnya ditemukan orang yang wajahnya lebih simetris dan menarik umumnya memilih jawaban untuk tidak bekerjasama.



Penjelasannya mungkin ada pada teori evolusi. Peneliti menjelaskan, secara tidak sadar, orang menilai wajah yang menarik sebagai simbol kesehatan yang baik. Orang yang wajahnya simetris juga pada umumnya memiliki penyakit bawaan lebih sedikit sehingga berpotensi sebagai pasangan yang banyak dipilih. Akibatnya mereka merasa punya banyak kelebihan dan tidak perlu bantuan orang lain.



"Melalui seleksi alamiah yang berlangsung ribuan tahun, karateristik ini tetap berlanjut dalam diri orang-orang yang kini dianggap cantik atau tampan," tulis para peneliti. Kendati demikian kesimpulan ini hanya bersifat teori berdasarkan kesimetrisan bentuk wajah.

No comments:

Post a Comment