Wednesday, March 17, 2010

Kiat Tepat Menyuci Pakaian Bayi

Kiat Tepat Menyuci Pakaian BayiSi kecil datang, tumpukan cucian menjulang. Yup, tak salah lagi! Setelah kelahiran sang buah hati, tentu “beban” cucian Moms akan bertambah. Mulai dari popok, pakaian, celana, sarung tangan, hingga kaus kaki. Apalagi setelah memasuki usia enam bulan di mana dia mulai mengenal makanan pendamping ASI. Duh...baju-bajunya mulai akrab dengan tumpahan bubur, sereal, buah pisang, pepaya, dan sebagainya.

Lantas, bagaimana cara tepat menyuci pakaian bayi Anda? Simak langkah-langkah berikut:

1. Pisahkan pakaian yang terkena pup, pipis, dan kotoran lainnya. Ingat! Sebaiknya pisahkan pakaian bayi dengan pakaian anggota keluarga lainnya. Hal ini dilakukan guna mencegah bayi terjangkit penyakit orang dewasa yang bisa ditularkan melalui pakaian.

2. Disarankan agar pakaian dalam bayi dan pakaian luar dicuci terpisah. Mengingat pakaian dalam (kaus singlet dan celana dalam) bersentuhan langsung dengan kulit si kecil, tentu Moms perlu memerhatikan kebersihannya.

3. Gunakan mesin cuci atau manual? Pada zaman serba instan ini, pasti tenaga mesin dapat diandalkan. Namun tahukah Anda, berdasarkan penelitian Dr Charles Gerba dari University of Arizona (2009), mesin cuci termasuk salah satu tempat bersarangnya kuman selain karpet, tempat tidur, lemari es. Bagi orang dewasa, kuman tersebut masih bisa ditangkal dengan kekebalan tubuh. Tapi tidak bagi si kecil yang daya tahan tubuhnya masih lemah. Alhasil risiko terserang penyakit kulit atau alergi lainnya lebih besar.

4. Saat menyuci, pilihlah deterjen khusus untuk bayi atau gunakan sabun mandi batangan untuk menghilangkan noda pup. Mengapa sabun batangan? Sebab sifatnya alkalis yakni mampu melarutkan noda organik seperti darah dan pup.

5. Kalau semua peralatan untuk menyuci pakaian dedek sudah siap, saatnya Moms beraksi! Rendam pakaian dengan air hangat dan deterjen khusus untuk bayi selama 10-15 menit.

6. Kucek dan bilas sampai bersih. Membilas pakaian termasuk tahapan terpenting. Bila tidak dibilas dengan bersih, sisa deterjen yang mungkin masih tertinggal di pakaian dapat menyebabkan alergi kulit pada bayi. Jadi, bilaslah 2 atau 3 kali.

7. Jemur pakaian bayi di bawah sinar matahari. Ini termasuk salah satu cara membunuh kuman-kuman yang ada pada pakaian tersebut. Jadi jangan menjemur di tempat yang kurang sinar matahari atau tidak memiliki ventilasi udara. Biarkan pakaian kering sempurna.

No comments:

Post a Comment