Jangan terburu-buru minum obat jika rasa nyeri mulai melanda tubuh anda,terutama di bagian pinggang. Obat bukan cuma satu-satunya penyelamat untuk mengatasi rasa nyeri. Bisa jadi, olahraga yang memacu gerakan tubuh yang dinamis adalah terapi terbaik.
dr. KRT. Lucas Meliala, SpKJ, SpS(K) mengungkapkan hal itu kepada Pusat Data Persi di sela-sela simposium paradigma baru Penatalaksanaan Nyeri yang diselenggarakan Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Halim Perdanakusuma di Jakarta akhir pekan lalu.
Meliala mengungkapkan, hampir 90% nyeri yang terjadi pada tubuh manusia, terutama pinggang dipicu oleh kondisi under use atau kurang gerak. Kurang gerak dapat memicu kekakuan otot sehingga saat tubuh dikondisikan untuk mengangkat benda berat atau banyak bergerak, timbullah rasa nyeri tersebut.
"Untuk itu, sebenarnya tidak perlu obat, terutam obat yang diminum. Jika mau gunakan saja balsem atau koyo. Hati-hati, obat kimia justru dapat berefek negatif. Sebaiknya, istirahatkan saja tubuh anda. Lihat perkembangannya, jika nyerinya tergolong ringan tak perlu obat apa pun. Itu hanya pertanda, di masa datang anda harus makin rajin bergerak untuk melatih otot anda," kata Meliala.
Meliala menegaskan, kunci terbaik untuk menangani nyeri adalah olahraga. Namun, hati-hati pula, tubuh yang terlalu banyak bergerak atau over use juga dapat menjadi bumerang.
Selain itu, kata Meliala, posisikan juga tubuh Anda secara benar dan tepat saat mengangkat beban, terutama beban berat. "Jangan sembarangan angkat-angkat. Posisikan tubuh anda secara tepat dengan beban yang akan diangkat. Jika mungkin, jangan gunakan hanya satu tangan, gunakan dua tangan untuk membagi beban tubuh itu secara merata," ujar Meliala. (IIS)
Sumber: PdPersi
Showing posts with label tips kesehatan. Show all posts
Showing posts with label tips kesehatan. Show all posts
Wednesday, April 4, 2012
Tuesday, April 3, 2012
Nyeri Dada, Tak Hanya Sakit Jantung
Ketika dada terasa nyeri, banyak orang langsung berpikir tentang
serangan jantung. Keluhan ini memang kerap menandai gejala sakit
jantung. Ternyata banyak jenis penyakit yang salah satu indikasinya
adalah nyeri dada, diantaranya kanker paru, kanker payudara dan
meningkatnya asam lambung.
Tidak semua nyeri dada berasal dari adanya gangguan pada organ jantung.Namun, nyeri dada memang merupakan gejala khas dari sakit jantung.Menurut Dr. Hary Utomo, Sp. JP, nyeri dada karena kelainan jantungdiakibatkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan pasokan oksigen ke otot jantung.
Ketidakseimbangan itu bisa karena kebutuhan oksigen meningkat atau
pasokannya kelewat rendah, bisa juga kombinasi keduanya. Pada penderita penyempitan pembuluh nadi koroner (pembuluh darah yang menyuplai makanan), otomatis pengaliran darah terbatas.
"Kalau penderita membutuhkan konsumsi oksigen berlebih, seperti waktu berolahraga atau ketika menghadapi situasi menegangkan, misalnya marah, bisa diperkirakan timbulnya gejala angina atau nyeri dada tadi," papar dokter ahli jantung dan pembuluh darah dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta itu. Gejala ini bisa bertambah parah bila disertai kram pembuluh darah yang biasa disebut spasme.
Dapat berakhir fatal
Sensasi nyeri dada akibat penyakit jantung koroner bisa bermacam-macam. Biasanya berupa rasa tertindih beban berat, rasa dicengkeram, mual atau enek, rasa panas terbakar, atau rasa tercekik di leher.
Bagian tubuh yang mengalami keluhan itu bisa di tengah dada, ulu hati, juga antara tulang belikat, dengan penjalaran ke lengan kiri, leher dan rahang. Gejala ini awalnya timbul saat penderita melakukan kegiatan fisik yang menguras tenaga.
Keluhan tersebut biasanya akan hilang setelah penderita beristirahat. Namun, bila penyakit pembuluh darah tersebut dibiarkan berkembang, keluhan juga akan muncul di waktu istirahat.
Bertambah beratnya penyakit membuat nyeri dada berlangsung makin lama dan bisa disertai keringat dingin, gelisah, kaki dan tangan dingin, bahkan sampai kejang dan kesadaran menurun. Jika tidak segera mendapat pertolongan medis, kasus ini dapat berakhir fatal.
Angka kematian karena syok kardiogenik ini lebih dari 95 persen.
Kalaupun pasien tertolong, seringkali mengalami gejala sisa berupa
kelainan saraf atau gagal ginjal.
Tes Lebih Dini
Di rumah sakit, penderita nyeri dada akan menjalani pemeriksaan fisik, laboratoris dan foto rontgen. Jika dibutuhkan juga dilakukan
elektrokardiografi dan ekokardiografi. Setelah diperoleh kepastian
adanya penyempitan pembuluh koroner akan dilakukan angiografi.
Sebagai upaya deteksi dini, Dr. Hary menyarankan agar mereka yang
berusia 35 tahun mulai menjalani tes uji latih (treadmill) setiap tahun sekali. Jika memiliki faktor risiko tinggi seperti kebiasaan merokok, diabetes mellitus, dislipidemia (kelainan profil lemak darah), tekanan darah tinggi, riwayat keluarga, sebaiknya melakukan tes itu di usia lebih muda lagi.
Bisa juga dipilih pemeriksaan kombinasi ekokardiografi dan tes uji latih yang disebut stress echocardiography. Cara ini dapat memvisualisasikan segmen dinding jantung yang diduga mengalami gangguan pasokan oksigen.
Pemeriksaan yang tergolong baru adalah Magnetic Resonance Angiography (MRA). Untuk mengetahui area jantung mana yang mengalami gangguan pasokan darah bisa dilakukan pemeriksaan dengan radio isotop Thalium atau Technicium. Teknik invasif seperti katerisasi memang sensitivitasnya hampir 100 persen, tapi sebaiknya dikerjakan hanya bila indikasi lebih positif mengalami PJK.
Keluhan utama
Nyeri dada juga berhubungan erat dengan penyakit paru dan saluran
pernapasan. Contohnya, TB paru (tuberkulosis), bronkitis, pneumonia, asma bronkial, jamur paru, PPOK (penyakit paru obstruksi kronik), penyakit paru kerja, dan kanker paru. Nyeri dada, batuk, dan sesak napas merupakam keluhan utama penderita penyakit pernapasan kronik dan kanker paru ini.
Jerawat, bisul dan luka memar di dada juga bisa menimbulkan nyeri dada. "Herpes zoster menimbulkan nyeri dada yang sangat sakit, kendati belum terjadi kelainan di kulit," ungkap Dr. Alexander K. Ginting S., dokter dari RSPAD Gatot Subroto.
Rangsangan atau tekanan di pleura parietal (selaput rongga dada juga menimbulkan nyeri dada. Iritasi pada bronkus akibat mengisap asap, debu, dan zat kimia juga sering menimbulkan keluhan nyeri dada seperti terbakar.
Rokok memberi sumbangan yang amat besar untuk terjadinya penyakit
pernapasan kronik serta kanker paru. Telah diketahui bahwa di dalam asap rokok terdapat 63 komponen yang bersifat karsinogenik atau zat penyebab penyakit kanker.
Nyeri dada ternyata juga merupakan gejala khas adanya peningkatan asam lambung dan berbagai asam lambung itu ke tonggorokan. Demikian menurut Dr. H. Syafruddin A.R. Lelosutan, Sp.PD., dari bagian
SubGastroenterologi-Hepatologi Departemen Penyakit Dalam, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Gangguan itu biasa disebut penyakit refluks
gastroesofageal (PRGE).
Penderita nyeri dada akibat PRGE sebenarnya cukup banyak. Namun, banyak orang lebih cenderung berpikir tentang gangguan jantung dan paru, bila mengalami nyeri dada.
Sebuah penelitian di Orlando, Amerika Serikat, pada tahun 1995 menemukan bahwa PRGE terjadi pada 40 persen populasi orang dewasa. Insiden itu meningkat pada kelompok usia lebih dari 40 tahun dan lebih banyak terjadi pada pria.
Sumber: Senior
serangan jantung. Keluhan ini memang kerap menandai gejala sakit
jantung. Ternyata banyak jenis penyakit yang salah satu indikasinya
adalah nyeri dada, diantaranya kanker paru, kanker payudara dan
meningkatnya asam lambung.
Tidak semua nyeri dada berasal dari adanya gangguan pada organ jantung.Namun, nyeri dada memang merupakan gejala khas dari sakit jantung.Menurut Dr. Hary Utomo, Sp. JP, nyeri dada karena kelainan jantungdiakibatkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan pasokan oksigen ke otot jantung.
Ketidakseimbangan itu bisa karena kebutuhan oksigen meningkat atau
pasokannya kelewat rendah, bisa juga kombinasi keduanya. Pada penderita penyempitan pembuluh nadi koroner (pembuluh darah yang menyuplai makanan), otomatis pengaliran darah terbatas.
"Kalau penderita membutuhkan konsumsi oksigen berlebih, seperti waktu berolahraga atau ketika menghadapi situasi menegangkan, misalnya marah, bisa diperkirakan timbulnya gejala angina atau nyeri dada tadi," papar dokter ahli jantung dan pembuluh darah dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta itu. Gejala ini bisa bertambah parah bila disertai kram pembuluh darah yang biasa disebut spasme.
Dapat berakhir fatal
Sensasi nyeri dada akibat penyakit jantung koroner bisa bermacam-macam. Biasanya berupa rasa tertindih beban berat, rasa dicengkeram, mual atau enek, rasa panas terbakar, atau rasa tercekik di leher.
Bagian tubuh yang mengalami keluhan itu bisa di tengah dada, ulu hati, juga antara tulang belikat, dengan penjalaran ke lengan kiri, leher dan rahang. Gejala ini awalnya timbul saat penderita melakukan kegiatan fisik yang menguras tenaga.
Keluhan tersebut biasanya akan hilang setelah penderita beristirahat. Namun, bila penyakit pembuluh darah tersebut dibiarkan berkembang, keluhan juga akan muncul di waktu istirahat.
Bertambah beratnya penyakit membuat nyeri dada berlangsung makin lama dan bisa disertai keringat dingin, gelisah, kaki dan tangan dingin, bahkan sampai kejang dan kesadaran menurun. Jika tidak segera mendapat pertolongan medis, kasus ini dapat berakhir fatal.
Angka kematian karena syok kardiogenik ini lebih dari 95 persen.
Kalaupun pasien tertolong, seringkali mengalami gejala sisa berupa
kelainan saraf atau gagal ginjal.
Tes Lebih Dini
Di rumah sakit, penderita nyeri dada akan menjalani pemeriksaan fisik, laboratoris dan foto rontgen. Jika dibutuhkan juga dilakukan
elektrokardiografi dan ekokardiografi. Setelah diperoleh kepastian
adanya penyempitan pembuluh koroner akan dilakukan angiografi.
Sebagai upaya deteksi dini, Dr. Hary menyarankan agar mereka yang
berusia 35 tahun mulai menjalani tes uji latih (treadmill) setiap tahun sekali. Jika memiliki faktor risiko tinggi seperti kebiasaan merokok, diabetes mellitus, dislipidemia (kelainan profil lemak darah), tekanan darah tinggi, riwayat keluarga, sebaiknya melakukan tes itu di usia lebih muda lagi.
Bisa juga dipilih pemeriksaan kombinasi ekokardiografi dan tes uji latih yang disebut stress echocardiography. Cara ini dapat memvisualisasikan segmen dinding jantung yang diduga mengalami gangguan pasokan oksigen.
Pemeriksaan yang tergolong baru adalah Magnetic Resonance Angiography (MRA). Untuk mengetahui area jantung mana yang mengalami gangguan pasokan darah bisa dilakukan pemeriksaan dengan radio isotop Thalium atau Technicium. Teknik invasif seperti katerisasi memang sensitivitasnya hampir 100 persen, tapi sebaiknya dikerjakan hanya bila indikasi lebih positif mengalami PJK.
Keluhan utama
Nyeri dada juga berhubungan erat dengan penyakit paru dan saluran
pernapasan. Contohnya, TB paru (tuberkulosis), bronkitis, pneumonia, asma bronkial, jamur paru, PPOK (penyakit paru obstruksi kronik), penyakit paru kerja, dan kanker paru. Nyeri dada, batuk, dan sesak napas merupakam keluhan utama penderita penyakit pernapasan kronik dan kanker paru ini.
Jerawat, bisul dan luka memar di dada juga bisa menimbulkan nyeri dada. "Herpes zoster menimbulkan nyeri dada yang sangat sakit, kendati belum terjadi kelainan di kulit," ungkap Dr. Alexander K. Ginting S., dokter dari RSPAD Gatot Subroto.
Rangsangan atau tekanan di pleura parietal (selaput rongga dada juga menimbulkan nyeri dada. Iritasi pada bronkus akibat mengisap asap, debu, dan zat kimia juga sering menimbulkan keluhan nyeri dada seperti terbakar.
Rokok memberi sumbangan yang amat besar untuk terjadinya penyakit
pernapasan kronik serta kanker paru. Telah diketahui bahwa di dalam asap rokok terdapat 63 komponen yang bersifat karsinogenik atau zat penyebab penyakit kanker.
Nyeri dada ternyata juga merupakan gejala khas adanya peningkatan asam lambung dan berbagai asam lambung itu ke tonggorokan. Demikian menurut Dr. H. Syafruddin A.R. Lelosutan, Sp.PD., dari bagian
SubGastroenterologi-Hepatologi Departemen Penyakit Dalam, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Gangguan itu biasa disebut penyakit refluks
gastroesofageal (PRGE).
Penderita nyeri dada akibat PRGE sebenarnya cukup banyak. Namun, banyak orang lebih cenderung berpikir tentang gangguan jantung dan paru, bila mengalami nyeri dada.
Sebuah penelitian di Orlando, Amerika Serikat, pada tahun 1995 menemukan bahwa PRGE terjadi pada 40 persen populasi orang dewasa. Insiden itu meningkat pada kelompok usia lebih dari 40 tahun dan lebih banyak terjadi pada pria.
Sumber: Senior
Mencegah dan Mengatasi Batu Empedu Secara Alamiah
Oleh : Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma
Kandung empedu merupakan organ berbentuk buah pir kecil yang terletak di
perut sebelah kanan, dan tersembunyi di bawah hati. Kandung empedu
menyimpan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati. Selama makan, kandung
empedu akan berkontraksi (menciut) sehingga mengeluarkan sedikit cairan
empedu yang berwarna hijau kecoklatan ke dalam usus halus. Cairan empedu
berguna dalam penyerapan lemak dan beberapa vitamin, seperti vitamin A,
D, E, dan K. Empedu merupakan campuran dari asam empedu, protein,
garam-garam kalsium, pigmen dan unsur lemak yang disebut kolesterol.
Sebagian dari empedu yang memasuki usus halus akan diteruskan dan
dikeluarkan melalui feses.
Kelainan utama yang dapat timbul pada kandung empedu adalah terbentuknya
batu. Hal ini juga dapat terjadi pada saluran empedu. Batu empedu
disebabkan oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. Batu
empedu terbentuk dari endapan kolesterol, pigmen bilirubin dan garam
kalsium yang mengeras, namun kebanyakan batu kandung empedu terbentuk
dari kolesterol. Timbulnya batu empedu akan menjadi masalah bila masuk
ke salah satu saluran yang menuju ke usus halus. Kadang-kadang batu
dapat terbentuk dalam saluran empedu itu sendiri, misalnya karena bekas
jahitan pada suatu operasi.
Pada kandung empedu, batu dapat menyebabkan peradangan yang disebut
kolestitis akut, hal ini karena adanya pecahan batu empedu di dalam
saluran empedu yang menimbulkan rasa sakit. Batu-batu yang melalui
kantong empedu dapat menyangkut di dalam hati dan saluran empedu,
sehingga menghentikan aliran dari empedu ke dalam saluran pencernaan. Di
samping itu, terdapat faktor lainnya yang memulai terjadinya proses
pembentukan batu empedu. Unsur ini bisa berupa protein yang terdapat
pada cairan lendir yang dibentuk kandung empedu dalam jumlah kecil. Hal
ini memungkinkan kolesterol, bilirubin, dan garam kalsium membentuk
partikel seperti kristal padat. Bentuk dari batu empedu bermacam-macam,
yaitu batu yang terbentuk dari kolesterol berwarna kuning dan mengkilat
seperti minyak, batu yang terdiri dari pigmen bilirubin bisa berwarna
hitam tetapi keras atau berwarna coklat tua tetapi rapuh. Ukurannya juga
bermacam-macam dari yang kecil hingga sebesar batu kerikil, tetapi
rata-rata berdiameter 1 - 2 cm.
Meskipun penyakit kantong empedu tidak menunjukkan gejala, pada keadaan
memburuk gejala yang biasa ditimbulkan adalah serangan pada waktu makan
makanan yang mengandung lemak tinggi jika seseorang sudah mengidap batu
empedu. Hal ini terjadi karena lemak tersebut memicu hormon merangsang
kantung empedu berkontraksi sehingga memaksa empedu yang tersimpan masuk
ke dalam duodenum yaitu jalan keluar menuju usus kecil, jika batu
menghambat aliran empedu maka akan timbul gejala seperti sakit yang akut
pada sebelah kanan atas perut dan mengarah ke punggung, antara bahu dan
ke dada depan. Gejala lainnya yaitu kolik, sendawa, gas dalam perut,
gangguan pencernaan, berkeringat, mual, muntah, kedinginan, suhu tubuh
agak tinggi, penyakit kuning (bila batu empedu menghalangi saluran
empedu), dan feses berwarna coklat.
Penyakit batu kandung empedu dan saluran empedu biasanya menyerang
orang-orang berusia antara 20 - 50 tahun. Penyakit ini 6 kali lebih
sering terjadi pada wanita sampai usia 50 tahun. Di atas usia tersebut
sama untuk kedua jenis kelamin. Selain itu, wanita yang mengalami lebih
dari 2 kali kehamilan, maka resiko mendapatkan batu empedu semakin
tinggi. Obesitas/kegemukan mempunyai resiko menderita batu empedu lebih
tinggi dibandingkan dengan yang tidak obesitas. Beberapa upaya
pencegahan terbentuknya batu empedu yang dapat ditempuh antara lain
menjaga berat badan agar tetap normal, menurunkan kolesterol, dan
mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat. Tetapi di lain pihak,
diet keras untuk menurunkan berat badan dengan cepat dapat merangsang
hati untuk mengeluarkan kolesterol dalam jumlah besar ke dalam cairan
empedu, sehigga dapat menimbulkan batu empedu.
Untuk mengetahui apakah tubuh kita terdapat batu empedu digunakan suatu
alat pendeteksi batu empedu yang disebut ultrasound, yaitu dengan
menggunakan gelombang suara yang tidak dapat didengar telinga. Gelombang
suara ini diarahkan ke tubuh dan pantulan gelombangnya kemudian diolah
komputer yang akan menunjukkan ada atau tidaknya batu empedu. Selain itu
batu empedu dapat diketahui melalui foto sinar X dan pemeriksaan darah
di laboratorium.
Bagi penderita batu empedu, prinsip utama perawatannya yaitu
mengistirahatkan kandung empedu. Hindari makanan berlemak karena lemak
merangsang kandung empedu untuk bekerja keras. Kandungan protein dalam
diet cukup 1 - 1 ½ gram per berat badan setiap hari. Kalori perlu pula
dibatasi, karena kebanyakan penderita batu empedu juga penderita
obesitas. Bahan makanan yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan juga
harus dihindari.
Cara alamiah yang dapat digunakan untuk mengatasi batu empedu yaitu :
30 gram daun keji beling segar + 30 gram sambiloto segar + 60 gram
rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya
disaring, diminum hangat-hangat.
60 gram herba kumis kucing segar + 30 gram tongkol jagung + 30 gram daun
meniran segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya
disaring, diminum hangat-hangat.
30 gram daun sendok segar + 30 gram daun kembang pukul empat segar + 100
gram akar alang-alang direbus dengan 700 ccc air hingga tersisa 300 cc,
airnya disaring, diminum hangat-hangat.
Minum jus apel sebanyak 4 gelas setiap hari selama 5 hari. Pada hari
ke-6 lakukan puasa, dan pada saat berbuka puasa minum air putih + 30
gram garam inggris, pada pukul 20.00 minum ½ gelas air lemon + ½ gelas
minyak zaitun, aduk lalu diminum.
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas,
lakukan secara teratur sehari 2 kali. Dalam melakukan perebusan gunakan
panci enamel atau periuk tanah. Tetep konsultasi ke dokter.
Sumber: hembing
Kandung empedu merupakan organ berbentuk buah pir kecil yang terletak di
perut sebelah kanan, dan tersembunyi di bawah hati. Kandung empedu
menyimpan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati. Selama makan, kandung
empedu akan berkontraksi (menciut) sehingga mengeluarkan sedikit cairan
empedu yang berwarna hijau kecoklatan ke dalam usus halus. Cairan empedu
berguna dalam penyerapan lemak dan beberapa vitamin, seperti vitamin A,
D, E, dan K. Empedu merupakan campuran dari asam empedu, protein,
garam-garam kalsium, pigmen dan unsur lemak yang disebut kolesterol.
Sebagian dari empedu yang memasuki usus halus akan diteruskan dan
dikeluarkan melalui feses.
Kelainan utama yang dapat timbul pada kandung empedu adalah terbentuknya
batu. Hal ini juga dapat terjadi pada saluran empedu. Batu empedu
disebabkan oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. Batu
empedu terbentuk dari endapan kolesterol, pigmen bilirubin dan garam
kalsium yang mengeras, namun kebanyakan batu kandung empedu terbentuk
dari kolesterol. Timbulnya batu empedu akan menjadi masalah bila masuk
ke salah satu saluran yang menuju ke usus halus. Kadang-kadang batu
dapat terbentuk dalam saluran empedu itu sendiri, misalnya karena bekas
jahitan pada suatu operasi.
Pada kandung empedu, batu dapat menyebabkan peradangan yang disebut
kolestitis akut, hal ini karena adanya pecahan batu empedu di dalam
saluran empedu yang menimbulkan rasa sakit. Batu-batu yang melalui
kantong empedu dapat menyangkut di dalam hati dan saluran empedu,
sehingga menghentikan aliran dari empedu ke dalam saluran pencernaan. Di
samping itu, terdapat faktor lainnya yang memulai terjadinya proses
pembentukan batu empedu. Unsur ini bisa berupa protein yang terdapat
pada cairan lendir yang dibentuk kandung empedu dalam jumlah kecil. Hal
ini memungkinkan kolesterol, bilirubin, dan garam kalsium membentuk
partikel seperti kristal padat. Bentuk dari batu empedu bermacam-macam,
yaitu batu yang terbentuk dari kolesterol berwarna kuning dan mengkilat
seperti minyak, batu yang terdiri dari pigmen bilirubin bisa berwarna
hitam tetapi keras atau berwarna coklat tua tetapi rapuh. Ukurannya juga
bermacam-macam dari yang kecil hingga sebesar batu kerikil, tetapi
rata-rata berdiameter 1 - 2 cm.
Meskipun penyakit kantong empedu tidak menunjukkan gejala, pada keadaan
memburuk gejala yang biasa ditimbulkan adalah serangan pada waktu makan
makanan yang mengandung lemak tinggi jika seseorang sudah mengidap batu
empedu. Hal ini terjadi karena lemak tersebut memicu hormon merangsang
kantung empedu berkontraksi sehingga memaksa empedu yang tersimpan masuk
ke dalam duodenum yaitu jalan keluar menuju usus kecil, jika batu
menghambat aliran empedu maka akan timbul gejala seperti sakit yang akut
pada sebelah kanan atas perut dan mengarah ke punggung, antara bahu dan
ke dada depan. Gejala lainnya yaitu kolik, sendawa, gas dalam perut,
gangguan pencernaan, berkeringat, mual, muntah, kedinginan, suhu tubuh
agak tinggi, penyakit kuning (bila batu empedu menghalangi saluran
empedu), dan feses berwarna coklat.
Penyakit batu kandung empedu dan saluran empedu biasanya menyerang
orang-orang berusia antara 20 - 50 tahun. Penyakit ini 6 kali lebih
sering terjadi pada wanita sampai usia 50 tahun. Di atas usia tersebut
sama untuk kedua jenis kelamin. Selain itu, wanita yang mengalami lebih
dari 2 kali kehamilan, maka resiko mendapatkan batu empedu semakin
tinggi. Obesitas/kegemukan mempunyai resiko menderita batu empedu lebih
tinggi dibandingkan dengan yang tidak obesitas. Beberapa upaya
pencegahan terbentuknya batu empedu yang dapat ditempuh antara lain
menjaga berat badan agar tetap normal, menurunkan kolesterol, dan
mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat. Tetapi di lain pihak,
diet keras untuk menurunkan berat badan dengan cepat dapat merangsang
hati untuk mengeluarkan kolesterol dalam jumlah besar ke dalam cairan
empedu, sehigga dapat menimbulkan batu empedu.
Untuk mengetahui apakah tubuh kita terdapat batu empedu digunakan suatu
alat pendeteksi batu empedu yang disebut ultrasound, yaitu dengan
menggunakan gelombang suara yang tidak dapat didengar telinga. Gelombang
suara ini diarahkan ke tubuh dan pantulan gelombangnya kemudian diolah
komputer yang akan menunjukkan ada atau tidaknya batu empedu. Selain itu
batu empedu dapat diketahui melalui foto sinar X dan pemeriksaan darah
di laboratorium.
Bagi penderita batu empedu, prinsip utama perawatannya yaitu
mengistirahatkan kandung empedu. Hindari makanan berlemak karena lemak
merangsang kandung empedu untuk bekerja keras. Kandungan protein dalam
diet cukup 1 - 1 ½ gram per berat badan setiap hari. Kalori perlu pula
dibatasi, karena kebanyakan penderita batu empedu juga penderita
obesitas. Bahan makanan yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan juga
harus dihindari.
Cara alamiah yang dapat digunakan untuk mengatasi batu empedu yaitu :
30 gram daun keji beling segar + 30 gram sambiloto segar + 60 gram
rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya
disaring, diminum hangat-hangat.
60 gram herba kumis kucing segar + 30 gram tongkol jagung + 30 gram daun
meniran segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya
disaring, diminum hangat-hangat.
30 gram daun sendok segar + 30 gram daun kembang pukul empat segar + 100
gram akar alang-alang direbus dengan 700 ccc air hingga tersisa 300 cc,
airnya disaring, diminum hangat-hangat.
Minum jus apel sebanyak 4 gelas setiap hari selama 5 hari. Pada hari
ke-6 lakukan puasa, dan pada saat berbuka puasa minum air putih + 30
gram garam inggris, pada pukul 20.00 minum ½ gelas air lemon + ½ gelas
minyak zaitun, aduk lalu diminum.
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas,
lakukan secara teratur sehari 2 kali. Dalam melakukan perebusan gunakan
panci enamel atau periuk tanah. Tetep konsultasi ke dokter.
Sumber: hembing
Friday, October 30, 2009
Wanita Merokok, Waspadai Menopause Dini
Perempuan yang merokok sangat mungkin untuk mulai memasuki masa menopause sebelum usia 45 tahun dan juga membuat mereka menghadapi resiko osteoporosis dan serangan jantung, demikian laporan beberapa peneliti Norwegia."Di antara sebanyak 2.123 perempuan yang berusia 59 sampai 60 tahun, mereka yang saat ini merokok, 59% lebih mungkin mengalami menopause dini dibandingkan dengan perempuan yang tidak merokok," kata Dr. Thea F. Mikkelsen dari University of Oslo dan rekannya.
Bagi perokok paling berat, resiko menopause dini hampir dua kali lipat. Namun, perempuan yang dulunya merokok, tapi berhenti setidaknya 10 tahun sebelum menopause, pada dasarnya kurang mungkin untuk berhenti menstruasi dibandingkan dengan perokok sebelum usia 45 tahun.
Ada bukti bahwa merokok belakangan dalam kehidupan membuat seorang perempuan lebih mungkin untuk mengalami menopause dini, sedangkan perokok yang berhenti sebelum berusia setengah baya mungkin tak terpengaruh, kata Mikkelsen dan timnya di dalam jurnal Online, BMC Public Health.
Mereka meneliti hubungan lebih lanjut dan menetapkan apakah menjadi perokok pasif juga mungkin mempengaruhi waktu menopause. Para peneliti tersebut mendapati bahwa hampir 10% perempuan memasuki menopause sebelum usia 45 tahun.
Sebanyak 25% adalah perokok saat ini, 28,7% adalah mantan perokok dan 35,2% dilaporkan perokok pasif saat ini. Perokok saat ini adalah 59% lebih mungkin untuk memasuki menopausemenopause dini hampir dua kali lebih umum di kalangan perempuan yang merokok paling banyak. sebelum usia 45 tahun, sedangkan
Namun perempuan yang telah berhenti merokok setidaknya satu dasawarsa sebelum menopause adalah 87% lebih mungkin dibandingkan dengan rekan sebaya mereka yang saat ini merokok dan telah memasuki masa menopause dini.
Dibandingkan dengan perempuan yang menikah, para janda juga menghadapi peningkatan resiko menopause dini, seperti juga perempuan yang mengatakan kondisi kesehatan mereka buruk. Perempuan yang lebih berpendidikan kurang mungkin untuk memasuki menopause dini, tapi mereka juga kurang mungkin menjadi perokok.
Keterlibatan pada kegiatan sosial juga mengurangi resiko menopause dini. Para peneliti tersebut tak menemukan hubungan antara konsumsi kopi atau alkohol atau perokok pasif dengan resiko menopause dini.
"Lebih cepat seorang perempuan berhenti merokok," kata Mikkelsen dan timnya, "Lebih banyak perlindungan yang ia dapatkan sehubungan dengan datangnya menopause dini".
Sumber: Kapanlagi.com
Thursday, April 30, 2009
Tips Atasi Sakit Dengan Es Batu
Siapa bilang es batu hanya bisa digunakan untuk menemani soft drink dan menghilangkan dahaga. Jika Anda punya tipsnya, es batu juga bisa mengatasi rasa sakit yang menyerang tubuh anda.- Untuk Nyeri Punggung
- Tersengat Matahari
- Digigit Serangga
- Migran dan Sakit Kepala
Pandai-pandai menggunakan obat alami untuk mengatasi rasa sakit di tubuh Anda. Jangan terburu-buru mengambil keputusan untuk mengkonsumsi obat-obatan yang dijual di warung. Selamat mencoba!
Sumber: DetikHot.Com
Sunday, March 1, 2009
Kulit Cantik dengan Berolahraga
Olahraga memberikan manfaat yang sangat banyak bagi tubuh kita. Untuk sehat, kegiatan olahraga menjadi hal wajib yang harus dilakukan. Olahraga juga sering dilakukan untuk menurunkan berat badan. Yang tak kalah penting, olahraga juga bermanfaat untuk kecantikan. Dampak positif olahraga akan terlihat pada kulit Anda. Kulit yang sehat dan segar tentu akan menambah kecantikan.
Kesehatan dan kecantikan kulit merupakan dambaan setiap wanita. Berbagai produk kecantikan digunakan agar membuat kulit sehat, cantik dan mulus. Beberapa wanita menyiasati keindahan kulitnya agar terlihat muda dengan menggunakan make up. Selain itu, pola makan sehat juga turut menunjang keindahan dan kesehatan kulit. Ada juga yang menggunakan cara-cara tradisional untuk keindahan dan kecantikan kulit, seperti menggunakan coklat ataupun strawberry. Namun dari berbagai cara dan metode untuk mempercantik kulit, jangan lupa berolahraga. Apa saja manfaat olahraga untuk kulit Anda?
Membantu mengeluarkan racun dan radikal bebas dari dalam tubuh
Asap rokok, polusi udara atau bahan kimia pada produk kecantikan berdampak buruk pada kulit kita. Radikal bebas akibat hal tersebut merusak kulit sehingga dapat menyebabkan keriput atau flek. Dengan berolahraga, racun yang ada dalam tubuh kita dapat dikeluarkan. Sirkulasi darah yang baik menyebabkan distribusi nutrisi untuk kulit diserap maksimal dan membantu mengeluarkan racun yang ada di kulit.
Merangsang produksi kolagen
Kolagen adalah zat pengisi sel kulit yang membuat kulit menjadi kenyal dan kencang. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen semakin menurun dan berkurang yang mengakibatkan kulit menjadi kering dan berkerut. Produksi kolagen dapat dipacu dengan melakukan olahraga rutin karena sel kulit akan mendapatkan oksigen dan distribusi nutrisi yang baik sehingga kulit akan bersinar dan lentur.
Mencegah timbulnya jerawat
Hal ini karena olahraga membantu mengontrol produksi hormon DHEA dan DHT yang memicu timbulnya jerawat. Penyebab lain jerawat adalah karena stres. Saat stres akan diproduksi hormon yang juga memicu jerawat. Tetapi, hasil penelitian membuktikan bahwa kebanyakan stres akan berkurang bila Anda berolahraga teratur sehingga jerawat tidak akan muncul.
Mengurangi selulit
Selulit terjadi akibat jalinan fibroblast tertarik dan membentuk kantung lemak. Selulit umumnya ada di bokong, paha belakang atau lengan dan membuat kulit menyerupai kulit jeruk. Kehadiran selulit akan mengganggu penampilan Anda. Saat berolahraga, tubuh mengalami proses pembentukan dan peregangan otot sehingga selulit yang ada dapat dihilangkan.
Setelah mengetahui bahwa olahraga juga bermanfaat untuk kecantikan, maka tidak ada alasan untuk tidak berolahraga hari ini bukan?
Sumber: kumpulan.info
Kesehatan dan kecantikan kulit merupakan dambaan setiap wanita. Berbagai produk kecantikan digunakan agar membuat kulit sehat, cantik dan mulus. Beberapa wanita menyiasati keindahan kulitnya agar terlihat muda dengan menggunakan make up. Selain itu, pola makan sehat juga turut menunjang keindahan dan kesehatan kulit. Ada juga yang menggunakan cara-cara tradisional untuk keindahan dan kecantikan kulit, seperti menggunakan coklat ataupun strawberry. Namun dari berbagai cara dan metode untuk mempercantik kulit, jangan lupa berolahraga. Apa saja manfaat olahraga untuk kulit Anda?
Membantu mengeluarkan racun dan radikal bebas dari dalam tubuh
Asap rokok, polusi udara atau bahan kimia pada produk kecantikan berdampak buruk pada kulit kita. Radikal bebas akibat hal tersebut merusak kulit sehingga dapat menyebabkan keriput atau flek. Dengan berolahraga, racun yang ada dalam tubuh kita dapat dikeluarkan. Sirkulasi darah yang baik menyebabkan distribusi nutrisi untuk kulit diserap maksimal dan membantu mengeluarkan racun yang ada di kulit.
Merangsang produksi kolagen
Kolagen adalah zat pengisi sel kulit yang membuat kulit menjadi kenyal dan kencang. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen semakin menurun dan berkurang yang mengakibatkan kulit menjadi kering dan berkerut. Produksi kolagen dapat dipacu dengan melakukan olahraga rutin karena sel kulit akan mendapatkan oksigen dan distribusi nutrisi yang baik sehingga kulit akan bersinar dan lentur.
Mencegah timbulnya jerawat
Hal ini karena olahraga membantu mengontrol produksi hormon DHEA dan DHT yang memicu timbulnya jerawat. Penyebab lain jerawat adalah karena stres. Saat stres akan diproduksi hormon yang juga memicu jerawat. Tetapi, hasil penelitian membuktikan bahwa kebanyakan stres akan berkurang bila Anda berolahraga teratur sehingga jerawat tidak akan muncul.
Mengurangi selulit
Selulit terjadi akibat jalinan fibroblast tertarik dan membentuk kantung lemak. Selulit umumnya ada di bokong, paha belakang atau lengan dan membuat kulit menyerupai kulit jeruk. Kehadiran selulit akan mengganggu penampilan Anda. Saat berolahraga, tubuh mengalami proses pembentukan dan peregangan otot sehingga selulit yang ada dapat dihilangkan.
Setelah mengetahui bahwa olahraga juga bermanfaat untuk kecantikan, maka tidak ada alasan untuk tidak berolahraga hari ini bukan?
Sumber: kumpulan.info
Monday, January 19, 2009
Air untuk Saluran Kemih Anda
Banyak penelitian menyebutkan, meminum delapan gelas air setiap hari sangat baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Ternyata, selain kesehatan ginjal, meminum air dalam jumlah yang cukup ternyata juga membantu memelihara saluran kemih agar terhindar dari risiko kanker.Tubuh kita mirip Si Spongebob yang lucu. Ia menyerap air yang dibutuhkan, lalu membuang sisanya melalui urin. Air yang mengalir akan membawa dan membuang zat pemicu kanker yang ada di dalam saluran kencing.
Di saat musim panas, tentu Anda harus meningkatkan konumsi air untuk menjaga agar ginjal tidak mengalami “kekeringan”. Namun, tentu saja minuman bersoda atau alkohol tak boleh dihitung, lho.
Sumber: kompas.com
Friday, January 9, 2009
Mengencangkan Payudara
Bertambahnya usia membuat otot-otot payudara tidak lagi kencang. Lakukan gerakan-gerakan yang dapat mengencangkan otot-otot payudara agar kembali kencang dan indah.- Gerakan pertama
- Gerakan kedua
- Gerakan ketiga
- Gerakan keempat
- Gerakan kelima
Sumber: kompas.com
Saturday, January 3, 2009
Langsing dengan Tidur yang Cukup
Wanita yang susah memejamkan mata di malam hari, memiliki resiko jadi bertambah gemuk bahkan hingga obesitas, demikian menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Cleveland.
Dalam studi panjang yang dilakukan pada wanita paruh baya, yang hanya tidur selama 5 jam atau kurang tiap malamnya, 35% dinyatakan lebih mudah naik berat badan (sekitar 15 kg) dan 15% berubah jadi obesitas selang waktu 16 tahun, dibanding dengan wanita yang tidur 7 jam tiap malam. Peningkat kenaikan berat badan sebesar ini - 15 kg - dinyatakan lebih rawan terkena diabetes atau sakit jantung, demikian ungkap Dr, Sanjay Patel dari Case Western Reserve University.
Sedang wanita yang tidur 6 jam tiap malamnya, 12% memiliki kemungkinan mengalami kenaikan berat badan, dan 6% hingga mengalami obesita. Wanita yang mengaku hanya memiliki jam tidur 5 jam atau kurang tiap malamnya, rata-rata, mulai bertambah berat badan kurang lebih 2 kg pada awal studi, dibanding dengan yang tidur cukup, hingga 7 jam setiap malamnya.
Setelah menghitung pengaruh usia dan kenaikan berat badan di awal penelitian, para wanita yang tidur 5 jam atau kurang pada masing-masing malam, bertambah berat badan hingga 1/2 kg atau lebih. Para wanita yang bisa terlelap selama 6 jam tiap malamnya, bertambah berat badan hingga kurang lebih 1 kg, jika dibanding dengan yang tidur cukup
Menurut Medical News Today, Dr. Patel mengatakan ia meyakini kalau orang-orang yang tidur nyenyak lebih dari waktu mereka terjaga - ini membantu mereka mengkonsumsi lebih banyak kalori. Demikian juga hormon-hormon cenderung tersentil sebagai akibat berapa banyak waktu yang kita gunakan gunakan untuk tidur - dan bukan itu saja, ini juga tergantung berapa banyak kalori yang kita bakar tiap harinya.
Untuk membuat tetap/jadi langsing, orang harus berfokus pada tiga faktor: Tidur memadai, kecukupan nutrisi, aktivitas fisik. Anda dapat menayakan pada pelatih olahraga, tentang rahasia fitness terbaik, dan mereka akan mengkombinasikan latihan yang bagus, pola makan dengan makanan terbaik dan tidur teratur.
"Pada titik ini kami tak mengerti kenapa kekurangan tidur memungkinkan kenaikan berat badan, tapi itu bisa terjadi karena mereka lebih lelah, wanita biasanya kurang melakukan latihan," ujar Dr, Patel. "Atau, kekurangan tidur bisa disebabkan perubahan rata-rata basal metabolisme."
Sumber: kapanlagi.com
Dalam studi panjang yang dilakukan pada wanita paruh baya, yang hanya tidur selama 5 jam atau kurang tiap malamnya, 35% dinyatakan lebih mudah naik berat badan (sekitar 15 kg) dan 15% berubah jadi obesitas selang waktu 16 tahun, dibanding dengan wanita yang tidur 7 jam tiap malam. Peningkat kenaikan berat badan sebesar ini - 15 kg - dinyatakan lebih rawan terkena diabetes atau sakit jantung, demikian ungkap Dr, Sanjay Patel dari Case Western Reserve University.
Sedang wanita yang tidur 6 jam tiap malamnya, 12% memiliki kemungkinan mengalami kenaikan berat badan, dan 6% hingga mengalami obesita. Wanita yang mengaku hanya memiliki jam tidur 5 jam atau kurang tiap malamnya, rata-rata, mulai bertambah berat badan kurang lebih 2 kg pada awal studi, dibanding dengan yang tidur cukup, hingga 7 jam setiap malamnya.
Setelah menghitung pengaruh usia dan kenaikan berat badan di awal penelitian, para wanita yang tidur 5 jam atau kurang pada masing-masing malam, bertambah berat badan hingga 1/2 kg atau lebih. Para wanita yang bisa terlelap selama 6 jam tiap malamnya, bertambah berat badan hingga kurang lebih 1 kg, jika dibanding dengan yang tidur cukup
Menurut Medical News Today, Dr. Patel mengatakan ia meyakini kalau orang-orang yang tidur nyenyak lebih dari waktu mereka terjaga - ini membantu mereka mengkonsumsi lebih banyak kalori. Demikian juga hormon-hormon cenderung tersentil sebagai akibat berapa banyak waktu yang kita gunakan gunakan untuk tidur - dan bukan itu saja, ini juga tergantung berapa banyak kalori yang kita bakar tiap harinya.
Untuk membuat tetap/jadi langsing, orang harus berfokus pada tiga faktor: Tidur memadai, kecukupan nutrisi, aktivitas fisik. Anda dapat menayakan pada pelatih olahraga, tentang rahasia fitness terbaik, dan mereka akan mengkombinasikan latihan yang bagus, pola makan dengan makanan terbaik dan tidur teratur.
"Pada titik ini kami tak mengerti kenapa kekurangan tidur memungkinkan kenaikan berat badan, tapi itu bisa terjadi karena mereka lebih lelah, wanita biasanya kurang melakukan latihan," ujar Dr, Patel. "Atau, kekurangan tidur bisa disebabkan perubahan rata-rata basal metabolisme."
Sumber: kapanlagi.com
Mengapa Diet Anda Gagal?
Pernahkah Anda merasa telah berjuang keras melakukan diet tapi berat badan tak kunjung turun?
Anda tak sendiri karena banyak orang lain juga mengalami hal yang sama. Hal ini disebabkan karena adanya kesalahan yang seringkali tanpa disadari dalam menjalankan diet.
Akibatnya, berat badan justru berada dalam posisi stagnan dan tak jarang akan lebih mudah untuk mengalami kenaikan berat badan.
Berikut adalah kesalahan dalam diet yang sering dilakukan :
Lagipula, makan secara teratur (3 kali sehari) akan meningkatkan metabolisme tubuh yang membantu mengurangi berat badan karena proses pembakaran lemak dan kalori lebih mudah. Hal ini berbanding terbalik saat tubuh dalam keadaan lapar, di mana metabolisme secara alami akan turun.
Sumber: kompas.com
Anda tak sendiri karena banyak orang lain juga mengalami hal yang sama. Hal ini disebabkan karena adanya kesalahan yang seringkali tanpa disadari dalam menjalankan diet.
Akibatnya, berat badan justru berada dalam posisi stagnan dan tak jarang akan lebih mudah untuk mengalami kenaikan berat badan.
Berikut adalah kesalahan dalam diet yang sering dilakukan :
- 1. Mengurangi jumlah makan, bukan porsi makan
Lagipula, makan secara teratur (3 kali sehari) akan meningkatkan metabolisme tubuh yang membantu mengurangi berat badan karena proses pembakaran lemak dan kalori lebih mudah. Hal ini berbanding terbalik saat tubuh dalam keadaan lapar, di mana metabolisme secara alami akan turun.
- 2. Diet yang membatasi untuk mengkonsumsi satu kelompok makanan tertentu
- 3. Konsumsi kalori terlalu rendah
- 4. Tidak olah raga
- 5. Konsumsi salad
- 6. Tidak minum susu
- 7. Berat badan turun drastis
Sumber: kompas.com
Sunday, December 28, 2008
Menghilangkan Selulit
Menghilangkan selulit memang butuh kesabaran. Olahraga teratur tiga kali seminggu saja belum cukup. Untuk memaksimalkan daya usir selulit, ikuti kiat berikut ini:- Banyak minum air putih.
- Melakukan gerakan isometrik (peregangan), terutama di daerah berselulit.
- Melakukan kontraksi dan menahannya. Mula-mula, tahan selama 10 detik, kemudian tingkatkan hingga 30 detik. Ulangi tiga kali dalam satu dan tingkatkan hingga 10 kali dalam satu set. Contoh: kontraksikan daerah pantat seolah-olah Anda sedang menjepit pinsil. Jangan lupa kencangkan otot perut.
- Untuk menghilangkan selulit di daerah betis, jinjitkan kedua kaki dan tahan.
- Lakukan latihan sesering mungkin. Yang juga penting, jaga berat badan.
Manfaat Buah Alpukat
Alpukat (Persea americana) — dalam Bahasa Indonesia baku menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia disebut sebagai avokad — merupakan buah yang sering kita jumpai. Buah serbaguna ini memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi manusia. Ada banyak zat yang kaya manfaat yang terdapat di buah ini. Buah berwarna hijau ini sering dimanfaatkan untuk jus atau bahan dalam es campur maupun hidangan lainnya. Rasanya yang nikmat membuat banyak orang menyukainya. Sebagian orang takut untuk mengkonsumsinya karena dianggap memiliki kandungan lemak yang tinggi. Apakah memang benar demikian? Apa saja manfaat dan khasiat alpukat atau avokad?Alpukat atau avokad berasal dari bahasa Aztek yaitu ahuacatl. Buah ini memang berasal dari daerah tempat suku Aztek berasal yaitu di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Awalnya buah ini mulai diperkenalkan oleh MartÃn Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol, pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan coklat, jagung dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah alpukat atau avokad mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.
Manfaat Alpukat
Hampir setiap bagian dari pohon alpukat memiliki manfaat. Kayu pohon alpukat bermanfaat sebagai bahan bakar. Biji dan daunnya dapat digunakan dalam industri pakaian. Kulit pohonnya dapat digunakan untuk pewarna coklat pada produk yang terbuat dari kulit.
Dalam bidang kecantikan, buah alpukat juga sering digunakan sebagai masker wajah. Buah ini dianggap mampu membuat kulit lebih kencang. Buah alpukat juga bermanfaat untuk perawatan rambut misalnya sewaktu melakukan creambath.
Selain itu, sebagai buah, alpukat juga tentu bisa dinikmati sebagai hidangan yang lezat. Berbagai hidangan disajikan dengan menambah alpukat sebagai bagian dari hidangan tersebut.
Zat Kaya Manfaat dalam Alpukat
Alpukat atau avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Alpukat atau avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenal sebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.
Selain itu alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Namun jangan takut karena lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat. Lemak yang dikandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak pada alpukat juga digunakan dalam pembuatan sabun dan kosmetik.
Berikut ini penjelasan beberapa zat dalam alpukat atau avokad yang bermanfaat bagi tubuh kita:
- Vitamin E dan vitamin A
- Potasium atau Kalium
- Lemak tak jenuh
- Asam oleat
- Vitamin B6
- Zat Besi dan Tembaga
- Mineral Mangaan dan Seng
Hidup Sehat dengan Alpukat
Di beberapa bagian dunia, buah ini dianggap sebagai salah satu buah eksotis dan langka. Mungkin alpukat telah memainkan peranan penting dalam diet makanan Anda. Setelah merasa berbagai hidangan yang mengandung alpukat atau avokad, Anda mungkin dapat mengatakan bahwa buah ini benar-benar banyak manfaatnya dan juga buah yang lezat!
Sumber: kumpulan.info
Category:
buah-buahan,
cantik,
sehat,
tips,
tips kecantikan,
tips kesehatan
Thursday, December 25, 2008
Benjolan di Payudara Belum Tentu Kanker
Perempuan paling percaya diri pun pasti akan panik dan gelisah jika menemukan benjolan di payudara. Pikiran pertama yang muncul adalah berbagai hal mengerikan tentang kanker. Reaksi panik tersebut wajar dialami, meski tidak seharusnya demikian. Pasalnya, benjolan pada payudara belum tentu kanker dan kalau pun ternyata benar kanker, dunia kedokteran sudah mampu mengatasinya.Menurut dr Melissa S Luwia, MHA, dari Yayasan Kanker Indonesia, sekitar 80 persen benjolan yang ditemukan di payudara justru bukan kanker ganas. "Benjolan itu bisa merupakan kumpulan lemak, bisa kista atau kumpulan cairan, dan tumor jinak," katanya. Yang paling penting jangan menunda untuk segera pergi ke dokter ahli kanker.
Hanya lewat perabaan saja sulit mengetahui jenis benjolan tersebut. Bahkan seorang dokter ahli kanker sekali pun perlu melakukan pemeriksaan, antara alin dengan biopsi, untuk memastikan apakah sel-sel itu ganas atau tidak. Kendati demikian, pemeriksaan secara dini sangat berarti karena jika terbukti kanker dan benjolannya masih kecil, ada kemungkinan untuk mengambil sebagian saja dari payudara. "Makin kecil bagian yang diambil, rekonstruksinya lebih mudah," ujar Melissa.
Cara paling mudah dan murah untuk mendeteksi dini kanker payudara adalah dengan memeriksa payudara sendiri (Sadari). Pemeriksaan dilakukan pada hari ke-3 hingga ke-5 seusai haid. Pemeriksaan setelah haid karena, sebelum haid, kelenjar-kelenjar membengkak sehingga kalau diraba sering terasa seperti ada benjolan.
Dalam posisi berdiri atau berbaring, kita bisa meraba dengan tiga jari (telunjuk, tengah, dan jari manis) secara lembut ke payudara. Jika menemukan benjolan atau kerutan, bentuk payudara tidak simetris, puting tertarik ke dalam, kulit berubah seperti kulit jeruk, pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, peradangan atau keluar cairan dari puting, perlu diwaspadai dan segera periksakan ke dokter.
Di atas usia 35 tahun, perempuan dianjurkan menjalani mamografi atau pemeriksaan payudara dengan sinar X. Mamografi diulang tiap tahun setelah usia 40 tahun sampai menopause.
Sumber: kompas.com
Thursday, November 27, 2008
Teh dan Mengkudu untuk Perawatan Rambut
Berbagai produk perawatan rambut modern kini mudah diperoleh di pasaran. Meski demikian, bukan berarti perawatan rambut ala tradisional tak dilirik lagi. Selain bahannya mudah didapat, khasiatnya pun tak kalah jitu asal dilakukan teratur. Malah, tak seperti produk buatan pabrik, efek negatifnya justru nyaris tak ada. Air teh basi atau buah mengkudu, misalnya, bisa jadi alternatif bahan perawatan rambut.- 1. Teh
Khasiat teh ini bermacam-macam , tergantung dari jenisnya.
• Jasmine tea (teh melati)
Konon meningkatkan kilau rambut. Selain baik untuk rambut yang hitam alami, juga cocok untuk rambut beruban ataupun yang dicat.
• Mint Tea
Khasiat daun mint yang terdapat dalam teh ini dapat menghilangkan ketombe ataupun rasa gatal-gatal pada kulit kepala.
- 2. Mengkudu
Sumber: Kompas.com
![]() |
![]() |
Category:
buah-buahan,
cantik,
rambut,
sehat,
tips,
tips kecantikan,
tips kesehatan
Saturday, August 2, 2008
Melakukan Terapi Pijat Sendiri
Terapi pijat adalah salah satu cara untuk membuat tubuh terasa lebih bugar dan sehat. Bahkan superstar dunia, Madonna pun mengaku memilih hot stone massage sebagai treatment rutin favoritnya.
Menurut American Massage Therapy Association, pijat tidak hanya berguna untuk melancarkan aliran darah, tapi juga bisa menghasilkan hormon endorfin yang bisa bikin perasaan menjadi lebih tenang.
Cobalah pijat wajah Anda. Menurut sumber Holisticonline, pijatan di wajah berfungsi untuk relaksasi otot dan menstimulasi pembuluh darah di bawah kulit, serta membantu mencegah munculnya garis halus dan kerut.
COBA LAKUKAN SENDIRI :
Sumber : cosmopolitan.co.id
Menurut American Massage Therapy Association, pijat tidak hanya berguna untuk melancarkan aliran darah, tapi juga bisa menghasilkan hormon endorfin yang bisa bikin perasaan menjadi lebih tenang.
Cobalah pijat wajah Anda. Menurut sumber Holisticonline, pijatan di wajah berfungsi untuk relaksasi otot dan menstimulasi pembuluh darah di bawah kulit, serta membantu mencegah munculnya garis halus dan kerut.
COBA LAKUKAN SENDIRI :
- Sebelum memulai memijat, cuci bersih kedua tangan Anda, yang dilanjutkan dengan membersihkan wajah dengan lotion pembersih.
- Mulai dengan melakukan gerakan memijat dengan kedua telapak tangan menekan secara lembut. Mulailah dari leher, perlahan pindahkan kedua tangan dengan pelan-pelan sambil tetap memijat ke arah pipi, lalu ke bagian pelipis.
- Lanjutkan dengan gerakan stimulasi. pakai bagian belakang jari tangan dan gerakan bergantian dengan arah melingkar di sekitar pipi, leher, dan bawah dagu.
- untuk melancarkan aliran darah, letakkan salah satu ibu jari dan jari tangan di kedua alis. Tekan secara perlahan sambil digerakkan perlahan mulai dari ujung alis sampai di tulang hidung bagian atas dekat mata.
Sumber : cosmopolitan.co.id
Category:
cantik,
sehat,
tips,
tips kecantikan,
tips kesehatan
Tuesday, July 8, 2008
Merawat Organ Kewanitaan
Tinggal di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama pada organ seksual dan reproduksi yang tertutup dan berlipat. Akibatnya bakteri mudah berkembang biak dan eksosistem di vagina terganggu sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah kita perlu menjaga keseimbangan ekosistem vagina.Ekosistem vagina adalah lingkaran kehidupan yang ada di vagina. Ekosistem ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi.
Sebenarnya di dalam vagina terdapat bakteri, 95 persennya adalah bakteri yang baik sedang sisanya bakteri pathogen. Agar ekosistem seimbang, dibutuhkan tingkat keasaman (pH balance) pada kisaran 3,8 - 4,2. Dengan tingkat keasaman tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen mati.
Banyak faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem vagina, antara lain kontrasepsi oral, diabetes melitus, pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching) dan gangguan hormon (pubertas, menopause atau kehamilan).
Dalam keadaan normal vagina mempunyai bau yang khas. Tetapi, bila ada infeksi atau keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan bau yang mengganggu, seperti bau yang tidak sedap, menyengat, dan amis yang disebabkan jamur, bakteri atau kuman lainnya. Jika infeksi yang terjadi di vagina ini dibiarkan, bisa masuk sampai ke dalam rahim.
Alaminya susu
Untuk menjaga kebersihan dan mematikan bakteri jahat di dalam vagina memang tersedia produk pembersih daerah intim wanita. Dari sekian banyak merek yang beredar rata-rata memiliki tiga bahan dasar.
Pertama, yang berasal dari ekstrak daun sirih (piper betle L) yang sangat efektif sebagai antiseptik, membasmi jamur Candida Albicans dan mengurangi sekresi cairan pada vagina. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Amir Syarif dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, penggunaan daun sirih pada pengobatan keputihan, 90 persen pasien dinyatakan sembuh.
Sayangnya, jika pembersih berbahan daun sirih ini digunakan dalam waktu lama, semua bakteri di vagina ikut mati, termasuk bakteri laktobasilus. Sehingga keseimbangan eksosistem menjadi terganggu.
Kedua, produk-produk pembersih kewanitaan yang mengandung bahan Povidone lodine. Bahan ini merupakan anti infeksi untuk terapi jamur dan berbagai bakteri. Efek samping produk yang mengandung bahan ini adalah dermatitis kontak sampai reaksi alergi yang berat.
Ketiga, produk yang merupakan kombinasi laktoserum dan asam laktat. Laktoserum ini berasal dari hasil fermentasi susu sapi dan mengandung senyawa laktat, laktose serta nutrisi yang diperlukan untuk ekosistem vagina. Sedangkan asam laktat berfungsi untuk menjaga tingkat pH di vagina.
Menurut dr. Junita Indarti, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari RSCM, susu mengandung zat aktif yang bisa diekstrak menjadi asam laktat dan laktoserum, dan secara klinis terbukti mengurangi keluhan rasa gatal, rasa terbakar dan keputihan pada vagina.
"Sebanyak 70 persen pasien yang datang berobat, keluhannya hanya seputar keputihan. Setelah pasien dirawat dengan pemberian larutan asam laktat dan laktoserum dua kali sehari selama dua minggu, tingkat kesembuhannya mencapai 80 persen, hanya 5,4 persen yang mengalami efek samping berupa ruam kulit" katanya menjelaskan.
Kombinasi asam laktat dan laktoserum sebagai pembersih organ kewanitaan bersifat alami karena tidak membunuh bakteri laktobasilus melainkan meningkatkan pertumbuhannya. Salah satu produk yang pembersih wanita yang mengandung bahan ini adalah Lactacyd, yang saat ini sudah bisa dibeli di outlet toko obat.
Sebelum memutuskan memilih suatu produk, menurut Junita ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, antara lain apa saja keluhan yang dirasakan saat ini dan sebisa mungkin memilih produk yang isinya mengandung zat-zat yang baik.
"Untuk pemakaian jangka panjang sebaiknya memilih produk yang bisa memelihara ekosistem alami vagina. Produk yang mengandung pembunuh bakteri sebaiknya hanya digunakan untuk jangka pendek atau ketika ada masalah saja," tambah Junita.
Kebisaan menjaga kebersihan, termasuk kebersihan organ-organ seksual atau reproduksi, merupakan awal dari usaha menjaga kesehatan kita. Jika ekosistem vagina terjaga seimbang, otomatis kita akan merasa lebih bersih dan segar dan tentu saja lebih nyaman melakukan aktivitas sehari-hari.
Sumber: kompas.com
Subscribe to:
Posts (Atom)



